Total Tayangan Laman

Rabu, 16 Februari 2011

jangan kau buat puisi bantahan

>>


bukankah kita pernah 
berdiri pada sajadah yang sama
mendahaga harap di hening malam
mengiris hari berbumbu peluh menyatu

memupuk benih yang kita tanam
membelainya dengan aksara tua
agar asa itu melingkar pada peluk

kala dia melangit jingga
atau berawan sorban bahkan
menjadi matahari sekalipun

maka, duhai kau yang menyaku kalbu
buncahkanlah rasa
rasa seiya sekata di syair sujud mahligai serupa

dan jangan pernah
kau buat puisi bantahan
ketika kau berada pada bait bait yang sama

___________

1 komentar: